Tahukah Kamu, Digital Marketing Tak Hanya Pasang Iklan Online

11 Apr 2019 14:35
Tags

Back to list of posts

Di tengah berkembangnya dunia digital serta ioT, keberadaan digital marketing menjadi sebuah keperluan. Tetapi, tidak banyak orang yang mengetahui bahwa digital marketing bukan sekedar iklan online.Digital Marketing Coach dari Sekolah Dasar Forex (SDFX), Robert Hanson menceritakan, di era ini digital marketing semakin berkembang serta rumit. Kalau pada awalnya digital marketing cuma berkutat pada internet marketing, SEM dan SEO, saat ini digital marketing sudah bisa menyasar segmentasi konsumen tertentu.Di jaman ramainya market online saat ini, menurut Hanson, seorang marketer semestinya mempunyai visi kepada sebuah produk yang ingin dipasarkan. Sepatutnya bisa menganalisis, memperkirakan segmen seperti apa yang berkeinginan ditargetkan dan marketing apa yang bakal diaplikasikan."Ini tak dapat sekedar diajarkan serta dipraktekkan dalam waktu singkat. Setelah memiliki jam terbang yang lumayan lama, skill ini lama-lama bakal terasah. Jadi yang diperlukan untuk menempuh tahap ini yakni ketekunan dan kesabaran," ucap hanson.Berdasarkan Hanson, secara teknologi, sebetulnya terdapat perkembangan yang amat pesat di dalam digital marketing ketika ini. Tapi, sayangnya, masih banyak masyarakat biasa yang belum menjamah teknologi ini, karena digital marketing dianggap sebagai sarana pasang iklan saja."Selain itu, kebanyakan orang awam yang memiliki bisnis masih mikirnya seputar teknologi lama saja. Seperti SEO, Facebook dan Instagram saja. Mungkin jikalau ditanya remarketing atau retargeting mereka belum tentu paham," jelas Hanson.Oleh karena itu, institusi pengajaran SDFX saat ini tengah fokus untuk mengajarkan seputar digital marketing yang baik serta benar kepada para peserta didik. Baca pula informasi seputar Kursus Internet Marketing disini.Meski, berdasarkan Hanson, sekarang ini banyak sekali perusahaan yang memerlukan daya ahli dan praktisi di bidang digital marketing. Akan tetapi, hanya sedikit yang sesuai standar perusahaan."Kalaupun ada yang memenuhi kualifikasi, biasanya para praktisi ini memilih untuk menjadi konsultan digital marketing, atau bekerja secara mandiri," sebutnya.

Comments: 0

Add a New Comment

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License